Sekilas Profil Abdee Negara, Gitaris Slank yang Dilantik Jadi Komisaris Telkom – Ndongeng Media

  • Whatsapp

Jakarta, Ndongeng Media – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk telah merombak jajaran Komisaris-nya. Dari perombakkan tersebut, terdapat hal yang mencolok dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diadakan kemarin, pada Jumat (28/5/2021).

Hal yang menarik perhatian itu ialah hadirnya Abdi Negara Nurdin atau yang biasa disapa Abdee Slank sebagai salah satu jajaran dari direksi terbaru Telkom Indonesia.

Jika mengingat tentang ciri khas dari band Slank yang digeluti oleh Abdee, nampaknya cukup wajar bila salah satu personil band blues rock Indonesia itu menjadi bagian dari perusahaan BUMN.

Sebab, band Slank memang dikenal sebagai band Indonesia yang peduli dengan tanah air. Terlihat dari beberapa aksi sosial yang kerap kali dilakukan oleh band yang bermarkas di jalan Potlot itu, serta beberapa lantunan lagunya yang berisikan pendapat tentang apa yang terjadi di negara Indonesia ini, salah satu contoh lagunya yang dimaksud yakni yang bertakjuk ‘Seperti Para Koruptor’.

Terlepas dari itu semua, masih banyak masyarakat yang bertanya-tanya terkait “mengapa harus Abdee?”. Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Abdee untuk mengisi kursi Komisaris di Telkom Indonesia lantaran ingin memperkuat konten Telkom. Sebagai seniman, nantinya Abdee akan membantu untuk meningkatkan konten Telkom supaya makin kokoh dan bisa dijual ke publik.

Senior Vice President Corporate Communication dan Investor Relations Telkom Indonesia Ahmad Reza , juga mengatakan bahwa setiap pengangkatan komisaris perseroan sudah mempertimbangkan kompetensi dari masing-masing individu.  Penunjukan Komisaris Telkom telah melalui beberapa tahap seleksi.

Reza juga menambahkan, meski berlatar belakang sebagai seniman, Abdee Slank selama ini juga banyak berkecimpung dalam dunia digital serta memberikan perhatian yang besar terhadap masalah hak kekayaan intelektual.

Lantas, bagaimana rekam jejak Abdee Negara dari musisi hingga duduk di kursi komisaris? Berikut team Selular ulas untuk Anda.

Baca juga:Hendri Mulya Syam Dipilih Jadi Dirut Baru Telkomsel

Musisi Blues Rock Asal Donggala

Abdee Negara Lahir di Donggala, Sulawesi Tengah, pada 28 Juni 1998. Musik merupakan kesukaan Abdee sejak dia berusia muda. Selain menjadi gitaris, dirinya juga sempat tampil sebagai vocalis pendukung, penulis lagu, hingga produser.

Awalnya, pada tahun 1988, Abdee belajar musik di sekolah Farabi milik Dwiki Darmawan. Ia mulai menjajal kemampuan gitarnya dengan bergabung menjadi gitaris band Flash, Interview dan Enemest, bersama Sandi, personi Pas Band di tahun 1988-1990. Selain itu, dirinya juga menjadi session player untuk beberapa penyanyi seperti Ermy Kullit dan Arthur Kaunang sampai tahun 1997.

Alasannya lebih memilih gitar karena ia tak yakin bisa menyanyi dengan baik. Abdee semakin populer setelah bergabung sebagai gitaris Slank di 1997 menggantikan, Pay.

Meski sempat sulit diterima oleh Slankers, namun kemampuan bermusik Abdee akhirnya diakui turut memberikan kontribusi besar bagi Slank. Abdee bertindak sebagai sound engineer, vokal pendukung, penulis lagu sekaligus produser bagi album-album hits Slank seperti “Tujuh” (1997), “Mata Hati Reformasi” (1998), “Virus” (2001), “Anthem For The Broken Hearted” (2009), “I Slank U” (2012) dan “Slank Nggak Ada Matinya” (2013).

Punya Merek Gitar Sendiri hingga Jadi CEO

Berkat kecintaannya dengan Gitar, hal ini yang mengilhami Abdee untuk membuat produk Gitar sendiri. dinamakan Hardee HD-1 Eyes (Abdee Signature Series). Ia juga memperkenalkan efek gitar “The Eyes” serta membuat website hiburan importmusik.com dan kabartop.com bersama Dewa Budjana dan Audy Item.

Tak henti sampai situ, karir Abdee juga berlanjut sebagai co-Founder PT Hijau Multi Kreatif (2005-sekarang), Founder Maleo Music (2009-sekarang), co-Founder Producer Give.id (2019-sekarang), Komisioner PT Sugih Reksa Indotama (2020-sekarang), dan Komisoner PT Nagara Sains Ekosistem tahun 2021.

Dirinya juga pernah berkolaborasi dengan salah seorang gitaris International ternama, yakni Paul Gilbert.

Cuti dari Slank Karena Penyakitnya

Terhitung mulai bulan Maret 2015 silam, Abdee memutuskan untuk istirahat selama 8 bulan – 1 tahun dikarenakan fokus menjalani pengobatan akibat penyakit gagal ginjal.

Usai menyelesaikan pengobatan, Abdee kembali meramaikan panggung musik Indonesia dengan Bimbim Cs tersebut sekaligus semakin menekuni dunia politik.

Menjadi Pendukung Jokowi Sejak Tahun 2014

Abdee juga dikenal sebagai pendukung Jokowi sejak tahun 2014 silam. Saat perhelatan pesta demokrasi Indonesia (Pemilu) tahun 2014, Abdee sering menjadi narasumber di beberapa televisi, baik sebagai juru bicara Slank maupun juru bicara relawan Jokowi.

Berkat ungkapan dukungannya terhadap Presiden RI Jokowi, ia telah mengkontribusikan lagu yang berjudul “Salam Dua Jari” yang menjadi yel menuju kemenangan Jokowi sebagai Presiden ke-7 Republik Indonesia kala itu.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *