Kebiasaan Online pada Anak Indonesia Tinggi, Ini yang Perlu Dilakukan Orang Tua – Ndongeng Media

  • Whatsapp

Jakarta, Ndongeng Media – Tahun 2020 ternyata menjadi salah satu tahun yang paling tidak biasa bagi anak-anak modern. Pandemi telah mengubah banyak kehidupan normal di seluruh dunia, termasuk pendidikan, bertemu teman dan keluarga, rekreasi, ataupun hiburan.

Kaspersky menganalisis data anonim, seperti riwayat pencarian, aplikasi Android paling populer, dan kategori situs web yang diperoleh secara sukarela oleh para pengguna Kaspersky Safe Kids, untuk mengeksplorasi bagaimana lanskap minat dan kebutuhan anak-anak di seluruh dunia di tengah kondisi pandemi.    Kategori situs web yang paling populer di kalangan anak-anak yang ditemukan ialah yang berhubungan dengan audio, video (44,38%), media komunikasi internet (22,08%) dan ‘permainan komputer’ (13,67%).

Baca juga: Hati-Hati, Spam Email Semakin Berbahasa Indonesia Dengan Baik

Di antara aplikasi paling populer, YouTube memimpin layanan ini sekaligus mejadi streaming video paling populer digunakan  kalangan anak-anak di seluruh dunia. Di tempat kedua adalah messenger WhatsApp, dan ketiga adalah jejaring sosial populer TikTok.

Sementara untuk game, di antara yang paling populer di kalangan anak-anak ialah Minecraft (22,84%), Fortnite (6,73%), Among Us (3,80%), Brawl Stars (6,34%) – dan game Roblox yang sangat disukai (3,82%). Pada saat yang sama, game yang paling sering dimainkan dan berada di peringkat 10 besar untuk hampir semua negara adalah Roblox.

Dan secara spesifik untuk anak-anak di Indonesia, Kespersky melihat aplikasi yang paling populer di kalangan anak-anak di antaranya adalah Youtube (32,99%), disusul WhatsApp (21,47%) dan TikTok (10,18%).

Fakta menarik juga bahwa aplikasi Tiktok kini mulai dilirik untuk digunakan sebagai platform metode pembelajaran kreatif di Indonesia.

Baca juga: Pemahaman Akan Keamanan Data Pribadi Masih Menjadi Tantangan  

Dari segi ketertarikan terhadap game, Roblox menempati urutan paling populer di kalangan anak-anak Indonesia dengan persentase 8,27% disusul Free Fire (5,75%) dan Mobile Legends: Bang Bang (2,91%).

Yang perlu dilakukan orang tua

Tentu untuk memastikan anak-anak mendapatkan pengalaman online yang positif peran orang tua sangat penting di sini, Kaspersky menyarankan agar orang tua :

  1. Pelajari lebih lanjut tentang minat anak-anak Anda.
  2. Berselancar dan belajar bersama. Lihat di mana anak-anak menghabiskan waktu online dan jelajahi cara terbaik untuk menjaga mereka tetap aman.
  3. Jelaskan bahwa informasi sensitif hanya boleh dibagikan melalui messenger dan hanya dengan orang yang mereka kenal di kehidupan nyata.
  4. Pertimbangkan untuk mengunduh aplikasi kontrol orang tua dan diskusikan topik ini dengan anak Anda untuk menjelaskan cara kerja aplikasi tersebut dan mengapa mereka membutuhkannya agar tetap aman saat online.
  5. Luangkan lebih banyak waktu untuk berkomunikasi dengan anak-anak tentang langkah-langkah keamanan online. Beri tahu anak-anak Anda apa yang tidak boleh dipublikasikan di internet dan mengapa, dalam keadaan apa pun.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *