Mavenir: 5G Private Networks akan Mentransformasi Asia – Ndongeng Media

  • Whatsapp

Jakarta, Ndongeng Media – 5G adalah tren global, bukan hanya tren lokal. Penyedia software jaringan Mavenir memberikan update tentang apa yang terjadi dengan 5G tidak hanya di Asia, tetapi di seluruh dunia. Melalui acara virtual webinar, perusahaan mengungkapkan 5G sudah mulai digunakan, terutama di Private Network, di seluruh Asia Tenggara. Menjadi bagian dari perkembangan ini, Mavenir membuat 5G dapat diakses oleh perusahaan telekomunikasi dan swasta.

Senior Vice President Emerging Business Mavenir Aniruddho Basu mengungkapkan, “Sekarang industri dan perusahaan akan benar-benar mulai melakukan digitalisasi. Artinya mereka akan menjadikan mobilitas, konektivitas, dan data sebagai inti dari aktivitas transformasi. Sebagian besar di dalam manage network dari operator yang dibangun di atas spektrum lisensi.”

Aniruddho menekankan, yang berubah sekarang, bukan hanya ada managed network, tapi juga sudah ada managed network milik enterprise. “Inilah kebangkitan private network, tidak hanya dibangun di atas spektrum lisensi, tetapi juga pita spektrum lightly licensed dan tidak berlisensi yang disediakan oleh regulator, negara, dan pembuat kebijakan.”

“G” yang baru tidak lagi hanya tentang perusahaan lama yang mengintegrasikan appliance secara vertikal. 5G benar-benar menyeimbangkan kedudukan, memberi perusahaan seperti kami kesempatan untuk mendisrupsi dan mendorong inovasi.

Menurut Aniruddho, kita melihat banyak pendorong demand. Dibandingkan dengan 10 tahun yang lalu, akan ada peningkatan lebih dari 1000 kali lipat dalam hal keragaman use case. Kita tidak lagi hanya melayani smartphone saja dan kebutuhan yang meningkat pada streaming 4K dan 8K di iPhone Anda. Kita akan melayani kebutuhan seperti sensor yang disematkan ke pengobatan jarak jauh, akan ada peningkatan lebih dari 1000 kali lipat dalam keragaman use case.

“Spektrum dan regulasi berkembang. Ini akan menjadi pendorong industri. Ada semakin banyak spektrum yang tersedia dengan lightly licensed dan rezim regulator. Evolusi teknologi berarti bahwa elemen-elemen seperti cloud 5G dan otomatisasi akan sangat membantu menggerakkan momentum generasi berikutnya ini menuju industri, enterprise, dan transformasi digital. Dalam konteks ini tidak lagi hanya tentang persaingan, tetapi juga tentang kolaborasi dan kerja sama antara konsumen teknologi dan penyedia teknologi.”

Pada kesempatan yang sama, Vice President–Sales, ASEAN Region Mavenir Ben Patullo, menuturkan, private network menjadi value: bagi industri, enterprise, pemerintah, dan juga end-user yang menjadi konsumen jaringan itu.

“Hal pertama yang sangat penting adalah keamanan karena semuanya serba terhubung, connected cars, mesin cuci, kulkas, dan sebagainya. Kamera berbicara dengan robot, berbicara dengan truk sampah. Dengan semua koneksi itu, muncul perhatian yang sangat tinggi seputar keamanan. Private network memungkinkan kita sebagai orang yang menghasilkan data untuk melindungi diri kita sendiri, melindungi perusahaan tempat kita bekerja, melindungi negara dan aman dari ancaman eksternal,” ujar Ben Patullo.

Banyak dari kita dalam kehidupan sehari-hari mengambil risiko hanya dengan masuk ke dalam mobil dan mengemudi. Di Bangkok misalnya, angka kematian di jalan raya sangat tinggi. Bagaimana private network dapat membuatnya menjadi lebih aman? Cukup sederhana. Jika Anda memiliki lingkungan smart city di mana pejalan kaki, transportasi, sistem jaringan yang mengontrol pasokan air, pasokan listrik, semuanya dapat dikelola dengan lebih baik di lingkungan private network.

Menurut Ben, kita harus membiarkan teknologi memberi kita kualitas hidup yang lebih baik. Kita harus mengambil value teknologi, dan itu tidak hanya terbatas pada 4G atau 5G, tetapi juga private network, dan menggunakannya untuk meningkatkan pengalaman komunitas kita, menyatukan orang, bukan memecah belah kita.

“Pasar private network secara global sangat besar, bakal mencapai US$ 8 miliar hanya dalam beberapa tahun dari sekarang. Kita berbicara tentang komponen jaringan, sensor, kamera, ponsel dan semua perangkat lain yang terpasang ke jaringan di satu sisi, dan kemudian di sisi lain, semua aplikasi yang menentukan tipe data dan memberinya value,” imbuh Ben.

Di seluruh dunia, pasar Asia-Pasifik mewakili 43% dari total output di bidang manufaktur. Banyak pabrik mereka sekarang mengadopsi teknologi robotik. Mereka mengautomasi proses industrinya, mengeluarkan manusia dari jalur produksi, menghilangkan manusia dari aktivitas membosankan seperti mengelas badan mobil. Semua otomatisasi itu membutuhkan jaringan yang sangat maju.

Lima besar use case yang sangat penting menurut Mavenir adalah:

  • E-commerce. Nilai e-commerce perlu diperluas lebih dalam ke rantai pasokan, tidak hanya melayani kebutuhan konsumen, tetapi juga melayani kebutuhan peretail itu sendiri.
  • Perawatan kesehatan, ini sangat penting di Asia Pasifik karena populasi yang menua, karena akses ke layanan di daerah pedesaan. Tingkat layanan yang dibutuhkan sangat lengkap.
  • Smart city. Di Bangkok misalnya, dengan otoritas kota Bangkok dalam sebuah inisiatif yang sangat besar di mana sistem kamera yang ada di seluruh kota, dengan lebih dari 80.000 kamera, akan dikonsolidasikan ke dalam private network terbaru menggunakan 5G dan kabel fiber optic untuk menyatukan seluruh data ke dalam sebuah platform tunggal. Dengan kecerdasan itu, dengan data itu, kota kemudian dapat membuat fungsi dan pengoperasian kota menjadi jauh lebih cerdas.

Global CTO, Emerging Business Mavenir Donald Price turut menyampaikan, “Teknologi 5G berbeda dari 2G, 3G, dan 4G. Jika sebelumnya lebih ke komunikasi, maka 5G lebih menyasar ke sektor swasta untuk bisnis.”

Teknologi 5G, menurutnya, didesain agar kita bisa bertransformasi dalam kehidupan, mampu men-download data dengan lebih cepat, memiliki latensi sangat rendah, hingga memiliki lebih banyak kapasitas untuk menghubungkan jutaan perangkat, terutama yang berhubungan dengan IoT, VR, dan AI.

Teknologi 5G akan banyak digunakan di industri automation, health care, Internet of Things, Autonomous Vehicle, dan Autonomous Flight.

Ada 5 alasan mengapa harus menggandeng Mavenir untuk menerapkan teknologi 5G guna memperlancar bisnis perusahaan:

    • Memiliki E2E Solution, flexible architecture, small footprint solution: berguna dalam bisnis karena dapat meningkatkan performa bisnis, meminimalkan jumlah server, meminimalkan konsumsi listrik, dan biaya yang lebih efisien.
    • Mendukung Private spectrum sehingga bisa menghemat penggunaan hardware dan biaya yang lebih efisien.
    • Memiliki desain microservices web scale yang menggunakan cloud-native, mendukung 4G dan 5G, ini dapat mempercepat pekerjaan, distribusi ke market yang lebih cepat, ekosistem yang lebih besar, dan hemat biaya
    • Memiliki solusi yang dapat mendekatkan komputasi ke arah edge, sehingga trafiknya lebih lancar karena memiliki latensi rendah.
    • Memiliki solusi automation yang membuat pengaturan dan pengoperasian menjadi lebih mudah karena meggunakan komponen yang dapat divirtualisasi.

Solusi yang ditawarkan Mavenir memiliki elemen-elemen jaringan yang bekerja di cloud. Dan Mavenir meletakkan berbagai komponen cerdas di atas elemen tersebut. Dengan begitu, solusi ini memiliki portofolio yang kuat. Ini yang membedakan solusi Mavenir dengan lainnya.

Solusi Mavenir dapat meningkatkan kecepatan transformasi jaringan, seperti adanya penggunaan software driven, cloud powered, hingga programmable network platform. Solusi Mavenir sudah tersedia untuk negara-negara di Asia guna mendukung kebutuhan sebuah smart cities.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *